Faktor yang Menyebabkan Kurangnya Kesempatan Kerja

Faktor yang Menyebabkan Kurangnya Kesempatan Kerja – Masalah kurangnya kesempatan kerja di Indonesia sekarang ini sudah mencapai kondisi yang cukup memprihatinkan, hal ini ditandai dengan jumlah pengangguran yang besar, pendapatan yang relatif rendah dan kurang merata pembangunan khususnya di desa yang tertinggal. Kondisi pengangguran yang tinggi mengakibatkan pemborosan sumber daya dan potensi yang ada. Sumber utama kemiskinan dapat mendorong peningkatan keresahan sosial dan kriminalitas serta dapat menghambat pembangunan dalam jangka panjang.


Berikut Beberapa Faktor yang Menyebabkan Kurangnya Kesempatan Kerja :
FAKTOR PRIBADI
  1. Rasa malas dan ketergantungan pada orang lain
  2. Cacat, sehingga tidak ada tempat bagi mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang layak
  3. Pendidikan Rendah, Pendidikan rendah adalah salah satu penyebab kurangnya kesempatan kerja,karena orang yang berpendidikan rendah rata-rata akan mengalami kesulitan ketika akan melamarkerja, hal ini   yang akan berdampak pada kesempatan kerja orang tersebut
  4. Kurangnya keterampilan, Kurangnya keterampilan akan sangat berpengaruh pada kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan, karena orang yang memiliki keterampilan akan mudah mendapatkan pekerjaan, disamping itu orang yang memiliki keterampilan dapat membuat lapangan pekerjaan
  5. Tidak mau berwirausaha, sehingga tidak bertambahnya lapangan pekerjaan yang baru.
  6. Faktor Kemiskinan
  7. Faktor Keahlian
  8. Faktor Budaya, terkadang orang yang hidupnya berkecukupan, ingin memperoleh pekerjaan yang layak.Sedangkan segala sesuatu itu harus mengalami proses yang jelas. Kebanyakan dari orang tersebut menginginkan kerja enak saja tanpa melakukan proses.
  9. Faktor Pasaran, rendahnya kualitas SDM yang kurang memenuhi standar di lapangan kerja.
  10. Pengusaha yang selalu mengejar keuntungan dengan menerapkan sistem pegawai kontra(outsourcing).
  11. Penyediaan dan pemanfaat tenaga kerja antar daerah tidak seimbang.

FAKTOR SOSIAL DAN EKONOMI

Faktor ini merupakan penyebab utama meningkatnya pengangguran di Indonesia, di antaranya:
1.  Ketimpangan antara penawaran tenaga kerja dan kebutuhan
2.  Kebijakan Pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat
3.  Banyaknya tenaga kerja wanita
Cara Mengatasinya :

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai solusi mengatasi pengangguran di Indonesia. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Peningkatan Mobilitas Tenaga kerja dan Moral. Dilakukan dengan memindahkan pekerja ke tempat kerja yang lowong dan melatih ulang keterampilannya sehingga dapat memenuhi tuntutan kualifikasi di tempat baru. Dan memindahkan industri yang padat (padat karya) ke daerah yang penganggurannya cukup parah.
  2. Pengelolahan Permintaan Masyarakat. Pemerintah dapat mengarahkan permintaan-permintaan   masyarakat ke barang atau jasa yang tersedia dalam jumlah yang melimpah.
  3. Penyediaan Informasi tentang Kebutuhan Tenaga Kerja.
  4. Mendirikan tempat-tempat pelatihan keterampilan, misalnya kursus menjahit, pelatihan membuat kerajinan tangan, atau BLK (Balai Latihan Kerja) yang didirikan di banyak daerah.
  5. Sebagai antisipasi, pelajar perlu diberi pendidikan non formal/ keterampilan khusus.
  6. Mendorong majunya pendidikan
  7. Program pelatihan kerja
  8. Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan
  9. Meningkatkan program transmigasi (dari kota ke desa)
  10. Mengintensifkan program keluarga berencana
  11. Mengikuti bisnis online
  12. Dibukanya lapangan pekerjaan baru yang dapat menerima para pengangguran di wilayahnya.
  13. Memperbaiki kejiwaan, mental dan moralitas para pengangguran untuk melakukan hal yang berguna dan berdampak positif. Seperti: pembinaan mental, pengajaraan untuk taat beragama, memperbaiki karakter, memiliki kepribadian yang baik, memperbaiki kapasitas dan kualitas yang menjadikan diri diterima di lapangan pekerjaan.

Sekian artikel mengenai Faktor yang Menyebabkan Kurangnya Kesempatan Kerja. Kurang lebihnya mohon maaf.

Semoga Bermanfaat… Jngan lupa G+ like and Share 🙂

One Comment
  1. Anonymous
    March 25, 2015 | Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*