INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

FUNGSI KELUARGA


beberapa fungsi keluarga antara lain:

 
1. Fungsi Psikologis
 
    Keluarga sebagai lembaga interaksi dalam ikatan batin yang kuat antara anggotanya, sesuai dengan status peranan sosial masing-masing. Ikatan batin yang dalam dan kuat harus dirasakan setiap anggota keluarga sebagai bentuk kasih sayang. Cinta kasih orang tua sebagai suami istri, akan mendasari kasih sayang orang tua itu kepada anak-anaknya. Cinta kasih suami akan memberikan kekuatan pada istri untuk mengasihi anak-anaknya dan sebaliknya. Oleh karena itu warna ikatan antara anggota keluarga sangat ditentukan oleh warna ikatan batin antara suami istri yang menjadi ayah dan ibu. Keadaan ini yang dapat diandalkan dalam pembangunan dan pembinaan keluarga yang bahagia dan sejahtera. Ciri kehidupan yang sejahtera dan bahagia adalah kehidupan penuh kerukunan, keakraban, kerja sama dalam menghadapi berbagai masalah dan persoalan hidup. Dalam ikatan kasih sayang ini dapat dilaksanakan fungsi pendidikan dalam keluarga secara tepat dan benar.

2. Fungsi Pendidikan
 
    Fungsi pendidikan mempunyai hubungan yang erat dengan masalah tanggung jawab orang tua sebagai pendidik pertama dari anak-anaknya. Disamping itu, keluarga sebagai lembaga pendidikan bertanggung jawab pula pada pendidikan orang tua dalam lingkup pendidikan orang dewasa. Dengan perkataan lain keluarga bertanggung jawab untuk mengembangkan anak-anak untuk berkembang menjadi orang yang diharapkan oleh bangsa negara dan agamanya. Oleh karena itu, upaya pendidikan merupakan tanggung jawab keluarga, disatu pihak sebagai lingkungan pendidikan yang pertama dan dipihak lain sebagai lingkungan pendidikan sepanjang hayat bagi orang dewasa atau orang tua dalam keluarga itu.
 
3. Fungsi Perlindungan
 
   Secara fisik keluarga harus melindungi anggotanya supaya tidak kelaparan, kehausan, kedinginan, kepanasan, kesakitan dan lain-lain. Perlindungan lainnya yaitu secara mental dan moral, perlindungan mental dimaksudkan supaya orang itu tidak kecewa (frustasi) karena mengalami konflik yang mendalam dan berkelanjutan yang disebabkan kurang pandai mengatasi masalah hidupnya. Sedangkan perlindungan moral perlu dilakukan supaya anggota keluarga menghindari diri dari perbuatan jahat dan buruk dalam hal ini orang tua harus mendorong anak-anaknya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik sesuai dengan tuntutan masyarakat dimana mereka hidup.
 
6. Fungsi Sosial
 
    Dalam hal ini keluarga mempunyai tugas untuk mengantarkan anak ke dalam kehidupan sosial (masyarakat) yang lebih luas. Anak harus diantarkan pada kehidupan berteman, bergaul dengan famili, bertetangga, jadi warga masyarakat di sekolah, masjid, jalan dan tempat-tempat umum lainnya seperti rumah sakit, bank, kantor pos dan sebagainya. Dalam rangka sosialisasi ini, masalah penafsiran kehidupan dalam kaitan dengan norma, bukan suatu pekerjaan yang mudah. Hal ini membutuhkan waktu dan ketekunan orang tua dalam memasyarakatkan anak-anaknya. Salah satu usaha yang dapat membantu kehidupan dalam masyarakat ini ialah hidup beragama. Dengan melaksanakan kehidupan beragama yang baik dapat memimpin seseorang untuk lebih mudah bergaul antara semua umat manusia yang banyak corak ragamnya.
 
7. Fungsi Rekreasi
 
    Dalam menjalankan fungsi ini keluarga harus menjadi lingkungan yang nyaman menyenangkan, cerah ceria, hangat dan penuh semangat. Sehingga adanya kesenangan dalam melakukan sesuatu dalam lingkungan atau keadaan tertentu dapat mengimbangi kekakuan, kekesalan, kecapaian setelah mereka mempergunakan tenaga (energi) dalam kegiatan sehari-hari. Suasana rekreatif semacam ini sangat penting dan harus ada dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Rekreasi tidak selalu harus dicari diluar rumah, tetapi rumah dan kehidupan keluarga harus menjadi tempat dan sumber rekreasi bagi setiap anggota keluarganya.
 

Add a Comment