Cahayamu Menerangi Gelapnya Jalanku, Ayah

   Banyak hal dalam hidup ini yang tak bisa ku mengerti. Banyak cobaan dalam hidup ini yang tak bisa ku jalani sendiri. Kehadiranmu membuatku mengerti bahwa perjuangan itu harus ku lakukan, bahwa hidup ini tak semudah yang kulihat. Pagi, siang, dan malam..tak peduli sepanas apapun terik matahari, tak peduli sedingin dan sederas apapun hujan, bahumu masih tetap kekar, menahan beban berat yang harus kau pikul..untukku dan ibu.. ya..memberi nafkah kami..
   Sebagai seorang anak perempuan aku tak dapat membalas semua yang kau berikan. Tapi, aku sangat menyayangimu ayah, rasa sayang yang tak pernah putus selama-lamanya. Saat aku terpuruk, kau adalah orang yang membangkitkanku, dengan kata yang bijaksana, membuatku mengerti bahwa kegagalan itu bukan akhir perjuanganku. Sebagai laki-laki kau melindungiku dengan penuh rasa kasih sayang..
   Ayah, kau adalah inspirasi yang membuatku tak pernah menyerah untuk apapun yang terjadi dalam hidup ini.. Dalam kesederhanaan keluarga kita..kau selalu berkata, “berbuat baik lah selagi kau bisa, maka Allah akan menggantinya pula dengan kebaikan untuk kita.”
“Ayah..

Beribu kata telah kau ucapkan

Beribu cinta telah kau berikan

Beribu kasih telah kau curahkan

Hanya untuk Anakmu 

Ayah..

Kau ajarkan ku tentang kebaikan

Kau tunjukkan ku tentang arti cinta

Kau jelaskan ku tentang makna kehidupan

Dan Kau mendidik ku dengan sungguh kasih sayang 

Ayah..

Betapa mulianya hatimu

Kau korbankan segalanya demi Anak mu

Kau banting tulang hanya untuk Anak mu 

Kini ku berjanji untuk semua kerja keras mu

Dan untuk semua pengorbanan mu

Aku akan menjaga mu.. Menyayangi mu dengan tulus..

Seperti Engkau membesarkan, menyayangi, dan melindungi ku sampai hari ini.. 

Terima Kasih atas segalanya yang telah Engkau Berikan Untuk ku.. Anak mu..”

Terima kasih untuk yang kau berikan padaku dan ibu selama ini.. Terima kasih..

   

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *